Minggu, 23 April 2017

Day 12 of 30 DWC

Cerita ini terinspirasi dari kejadian yang baru saja terjadi di kotaku. Sedikit miris dan semoga ALLAH menjaga kita dari akhir hidup yang buruk. 

Malam yang Bisu

Malam kian larut, kendaraan mulai menyepi dan Barly masih menunggu. Sesekali lelaki seperempat abad itu mengecek ponselnya.
“Kemana perempuan itu?” gumam Barly “seharusnya dia sudah sampai sekarang.” Lanjut Barly.
Tak lama kemudian seorang perempuan dengan pakaian mini mendekat. Dengan santai mengisap rokoknya dalam dalam “Sorry, tadi ada sedikit keperluan.”
“Aku pikir kau tak datang, untung saja aku belum menelpon yang lain.” Kata Barly sedikit mendengus.
“Jangan begitu Bang, aku Cuma telat 30 menit.” Kata wanita itu.
“Oke, ayoklah. Aku ada barang baru, tak sabar pengen membuktikannya.” Kata Barly memegang tangan perempuan itu.
Mereka memasuki mobil dan kemudian mengendara beberapa menit dan tibalah di salah satu penginapan murah di pinggir kota. Mereka berjalan menuju resepsionis dan memesan sebuah kamar dan menuju kamar tersebut.
“Kau mandilah dulu!” Kata Barly menyuruh perempuan itu.
“Aku pikir langsung action saja, bukannya kamu sudah tak tahan.” Goda wanita itu.
“Mandi sono, segarkan dirimu, akan kubuat keok dirimu!” kata Barly sembari memperlihatkan sebotol minuman. “Obat kuat paling manjur.” Ia tertawa keras.
Barly membuka minuman itu dan menenggaknya. Sesaat ia terlihat baik-baik saja dan tak lama kemudian ia memegang dadanya. Ia terlihat kesakitan mencoba mengeluarkan suara permintaan tolong namun tak terdengar. Wanita yang sedang mandi tak mendengar apapun. Barly semakin kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke lantai. Ia tak bergerak.
Wanita yang menemaninya keluar dari kamar mandi dengan setengah bugil. Hanya handuk kecil yang menutupi tubuhnya. Ia mendekat ,”aku sudah siap Bang!” katanya kemudian.
Namun apa yang ia lihat, lelaki itu tak bergerak dengan mata melotot. Tubuh bugilnya terlihat kaku, sontak ia kaget. Dengan segera ia berpakaian, mengambil dompet yang terletak di samping tempat tidur dan pergi begitu saja.
Dua hari kemudian kejadian ini menghiasi headline koran. Telah ditemukan sosok lelaki tak berbaju meninggal di penginapan di luar kota. Kenikmatan yang dinantikan berakhir dengan akhir yang tragis, menghadap Tuhan dalam keadaan bermaksiat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar