Jumat, 05 Mei 2017

Day 24 of 30 DWC

Awal yang baru

Kuakui ada rasa sesak menyelimuti hati, air mata rasanya mau menggenang, ada perih mengiris di dalam dada. Namun keputusan telah ku ambil tak ingin lagi menengok ke belakang, harus menatap lurus ke depan demi sebuah pengabdian dan cinta yang suci dari seorang hamba kepada Rabbnya.
Aku mengakui kesalahan yang telah terjadi, terjatuh dan tenggelam dalam permainan yang kubuat sendiri, bermain hati dan akhirnya lelah terjebak di dalamnya dan ingin melepaskan diri. Berminggu-minggu aku memikirkan, biarkan rasa itu membuai dan akhirnya terlarut dalam rasa yang tak seharusnya, dan kini saatnya melepaskan semuanya.
Aku ingin memulai kisah dengan hati yang baru dan dengan jalan yang direstui oleh Allah. Toh jalan yang kupilih belakangan ini bukan yang tepat, hanya mengedepankan emosi dan nafsu belaka dan pada akhirnya rasa itu semakin membesar dan membutakan mataku, menggiring untuk menuju jalan yang tak di ridhoi Rabb. Yah aku bermain hati dan berbuat dosa dengan permainan itu.
Kini aku hanya ingin berbuat yang lebih baik, memberikan cinta dan menghamba dengan sepenuh hati. Tak ingin lagi terjerat dengan kegalauan yang membuat hati bersedih dan menjauh dariNya. Aku harus fokus bahwa di dunia ini bukan hanya tentang cinta kepada lain jenis tapi masih ada yang jauh lebih penting yang lebih pantas untuk digalaukan daripada masalah hati yang tak jelas seperti itu.
Mengingat kematian dan bekal yang telah dipersiapkan untuk menghadapinya, masih sanggupkah kita tertawa sementara bisa saja kain kafan kita telah dipersiapkan. Dan tentang keadaan umat yang masih saja carut-marut, menjadi bahan fitnah oleh mereka yang berkuasa dan berduit.
Karena itulah aku ingin memulai kembali dari awal. Membersihkan hati dari kotoran dan berbuat yang lebih baik di setiap harinya. Semoga bisa dan istiqomah. Bismillah!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar